Sabtu, 27 Maret 2021

Sistem Operasi

 Sistem Operasi

Pada awal perkembangan komputer belum terdapat sistem operasi karena komputer yang pertama kali hanya digunakan untuk melakukan komputasi - komputasi ringan. Namun demikian dari perkembangannya cikal bakal dari sistem operasi pun dikembangkan sehingga dikenal dengan beberapa sistem operasi yang disebut dengan Sistem Batch.

Berikut macam - macam  Sistem Operasi :

1. System Batch.

2. Multiprogramming System.

3. Time Sharing System.

4. Multi Processing System.

5. Real Time System.

6. Sistem operasi terpusat dan terdistribusi.


1. Sistem Batch

    Pada tahun 1950-an yaitu munculnya komputer generasi pertama .Konsep ini digunakan yaitu dengan cara mengumpulkan job-job dalam satu angkatan atau satu perintah konsep inilah yang menjadi cikal bakal komputasi atau sistem operasi berikutnya.

Tujuan dari sistem atau mengumpulkan cap dalam satu angkat ini adalah untuk meningkatkan utility atau utilitas CPU yang ada.Dalam menangani job-job yang ada kemudian sistem ini dibagi menjadi 2 :

A. Sistem Residen Monitor

Sistem Residen Monitor adalah Jenis program perangkat lunak sistem yang digunakan di banyak komputer awal dari tahun 1950-an hingga 1970-an. Ini dapat dianggap sebagai pendahulu sistem operasi. Resident Monitor adalah alat yang berguna untuk mengatur CPU agar tidak menganggur lama.

B. Overlap System Operasi input output dengan CPU

Dilakukan dengan 2 cara :

1.  off line processing

                Card reader akan membaca data dan simpan dalam tape driver sebelum dibawa ke CPU.

            2. Spooling

                Pekerjaan tape driver secara sequential.


2. Multiprogramming System

  •  beberapa jam di eksekusi dikumpulkan dalam.
  •  sebuah pool sistem operasi mengambil objek tersebut dan meletakkannya di memori dalam bentuk antrian.

jika suatu job yang sedang dieksekusi menunggu input output maka zat tersebut sementara dapat digantikan oleh job berikut yang pertama adalah dengan membagi memori menjadi beberapa partisi.


3. Time Sharing System

    Sering juga disebut dengan multitasking, jadi teknik yang sama sebenarnya dengan multiprogramming sistem namun berbeda di waktu bagi proses yang dibatasi dalam penggunaan cpu-nya waktu maksimum penggunaan CPU oleh proses ini yang disebut dengan Quantum.Ada beberapa keuntungan dan kerugian dalam Time sharing system :

  • keuntungan dari Teknik ini adalah tingkat kebersamaan semua proses dalam penggunaan CPU semakin tinggi sehingga semua proses itu bisa dikerjakan secara bergantian.
  • kerugiannya sendiri jika proses yang pertama itu belum Iagi dari batas waktunya atau Quantum maka proses yang pertama ini akan dibagi menjadi proses 1 proses 2 Proses tiga Proses 4 sampai dengan proses yang ke n sehingga tingkat switchipnya antar proses atau antar job ini menjadi besar jika kuantum dari suatu proses selesai maka ia harus keluar dengan dari CPU dan segera digantikan oleh proses berikutnya.

4. Multiprocessing sistem

    Multi processing System merupakan suatu sistem yang memiliki lebih dari 1 CPU(prosessor). Di dalam multi processing sistem, job akan dikerjakan dengan dua cara, yaitu.

      1. Paralel system

          Dalam pengerjaannya paralel system menggunakan bus, clock, memori dan peralatan lainnya secara bersama-sama. Setiap processor mengerjakan jenis job yang berbeda. Paralel system memiliki 2 sifat, yaitu

a. Symmetric multiprocessing

Masing – masing processor memiliki sistem operasi yang sama.

b. Asymmetric multiprocessing

Sebuah processor berfungsi sebagai master dan yang lain sebagai slave.

  • Keuntungan :
- proses lebih cepat
- biaya lebih murah

  • Kerugian :
jika proses berbeda, maka pocessor akan sibuk dan lainnya menganggur

        2. Distributed System

            Distributed System (Loosely Coupled System) adalah kumpula processor yang masing – masing mempunyai memory atau clock sendiri dan semua processor dapat mengerjakan semua jenis proses. 

  • Keuntungan : resource digunakan bersama, meningkatkan kecepatan komputasi, jika suatu processor gagal maka akan digantikan dengan processor lainnya.
  • Kerugian : Masing-masing prosesor mengerjakan jenis proses yang berbeda jika sebuah proses lebih banyak memiliki jenis proses tertentu saja maka hanya satu jenis prosesor yang akan sibuk sementara yang lainnya akan banyak menganggur.

 5. Real Time System

    Real time system digunakan untuk operasi yang memerukan letepatan waktu dari processor atau aturan data dan sering digunkan pengontrolan terhadap aplikasi- aplikasi tertentu. Real time system mempunyai 2 bentuk, diantaranya.

        1. Hard real time

            Menjamin critical task slesai tepat waktu

        2. Soft real time

            Memberikan prioritas pada critical task dibanding task lainnya sampai task tersebut selesai dikerjakan.


6. System Operasi Terpusat dan Terdistribusi

    Berikut Tabel Perbedaan System Operasi Terpusat dan Terdistribusi :

SO Terpusat

SO Terdistribusi

 

  • Dapat menangani multiprosesor.
  • Semua prosesor menggunakan suatu memori utama.
  • Sebuah processor nanti bertindak sebagai Master dan yang lain yang bertindak sebagai slave.

 

 

  • Dapat menangani multiprocessor.  
  • Masing-masing proses memiliki memori utama tersendiri.

 

Pengaturan Sumber Daya

 

Jika proses dalam sebuah slave memerlukan panggilan input output maka proses tersebut harus mengirimkan permintaan kepada Master dan menunggu layanan tersebut diberikan

 

 

Dimungkinkan pemakaian sumber daya bersama-sama dan pelayanan input-output yang diperlukan oleh sebuah prosesor dapat langsung dilakukan pada input output yang bersangkutan selama tersebut tidak sedang menjalani prosesnya/menganggur

 

Keuntungan

 

·       Hanya memerlukan sedikit perbaikan pada sistem operasi multi Processing atau simple processor.

·       Cara mengatasi konflik lebih mudah karena prosesor memiliki kontrol atau seluruh atas seluruh sumber daya dan juga memiliki memori input dan output.


 

·       kecepatan komputasi.

·       Reabilitas.

·       Memungkinkan adanya transfer data suatu program ke program lainnya.

Kerugian

 

·       Kegagalan master dapat menyebabkan kinerja system menurun

·       Master dapat menjadi penyebab utama terjadinya “bottleneck”.


 

·       SO menjadi bertambah kompleks karena operasi menjamin bahwa 2 prosesor tidak memiliki proses yang sama dan proses proses tidak hilang dari antrian.


  

 

 


Komenta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar